Indonesia Krisis Petani

 On Monday, November 16, 2015  

Indonesia Krisis Petani
Beberapa waktu yang lalu kita di suguhkan berita bahwa Indonesia mengimport beras. Bagaimana mungkin wilayah yang luas akan sawah tidak dapat mencukupi kebutuhan pangan di Indonesia. Sungguh sangat tidak logis kan gaeess.

Oke kita bahas satu persatu penyebabnya,

Bibit yang mahal

Faktor utama dalam pertanian salah satunya adalah masalah bibit, banyak dikeluhkan para petani bahwa mereka tidak mendapatkan bibit yang murah sehingga modal awal sangat besar, sehingga para petani beralih ke bibit yang berkualitas sedang. Dan tentu saja hasil yang tidak memuaskan.

Kondisi tanah

Beberapa puluh tahun yang lalu tanah di persawahan sangatlah subur, namun semenjak penggunaan pestisida dimana dulu membantu mengusir hama telah membuat tanah sawah menjadi tidak begitu subur lagi.

Sawah tumbuh bangunan

Ini yang saat ini sering kita jumpai, tanah persawahan diubah fungsinya menjadi bangunan, rumah, gudang, dan lain lain. Sehingga jumlah lahan garapan semakin menurun.

Tidak ada penerus

Ini adalah faktor yang sedang kita hadapi, pada saat ini anak muda mana yang mau bekerja panas panasan disawah. Mereka ingin bekerja di kantor dan di tempat yang enak tentunya. Menjadi petani begitu berat, bekerja dibawah terik matahari, sabar menghadapi hama, belum lagi kalau gagal panen. Mereka pasti akan memilih bekerja didalam ruangan yang lebih sejuk.

Ini merupakan ironi, dari sejak saya kecil pasti dibilang "jangan seperti bapak yang seorang petani". Memang sebagai orang tua pasti ingin melihat anaknya bekerja yang tidak berat. Tetapi di sisi lain hal ini telah membuat kita menjadi krisis petani, karena tidak mau menjadi petani lagi.

Mungkin beberapa tahun yang akan datang kita tidak memiliki petani lagi. Mungkin pemerintah dan kita tentu saja mencari sebuah inovasi agar menjadi petani tidak terasa berat untuk dilakukan. Mungkin kita bisa mencontoh jepang, dimana sawah juga dijadikan sebagai sebuah karya seni. Jadi ada selingan ketika menjadi petani begitu berat.

Semoga tidak terjadi kelangkaan petani di Indonesia.

Enter your email address:

Indonesia Krisis Petani 4.5 5 catra ltd Monday, November 16, 2015 Beberapa waktu yang lalu kita di suguhkan berita bahwa Indonesia mengimport beras. Bagaimana mungkin wilayah yang luas akan sawah tidak dapat mencukupi kebutuhan pangan di Indonesia. Sungguh sangat tidak logis kan gaeess. Beberapa waktu yang lalu kita di suguhkan berita bahwa Indonesia mengimport beras. Bagaimana mungkin wilayah yang luas akan sawah tidak d...


Related Post:

  • Review Sony Xperia C6 Review Sony Xperia C6 Berita Teknologi - Sony akan membuat acara di Mobile World Congress (MWC) 2016 yang akan diadakan pada bulan Februari di Barcelona, Spanyol. Produsen asal Jepang ini mungkin akan memembeberkan smartphone Xperia C6. Sam… Read More
  • Review ASUS Zenfone Selfie Review ASUS Zenfone Selfie Berita Teknologi - ASUS Zenfone telah melakukan beberapa perkembangan yang ditujukan untuk memanjakan pengguna smartphone. Salah satunya yaitu ASUS mengeluarkan seri Zenfone Selfie. Dari namanya kita pasti sudah tau ap… Read More
  • Smarthpone Pertama dengan Kamera Termal Smarthpone Pertama dengan Kamera Termal Bagi pecinta gadget yang tahan banting pasti paham tentang brand CAT. Produk dari CAT pasti memiliki keunggulan tahan banting, tahan gores, tahan suhu sehingga dapat berfungsi pada kondisi apapun. Keren y… Read More
  • Google Uji Drone yang Pancarkan Internet 5G Google Uji Drone yang Pancarkan Internet 5G Berita Teknologi - Project Loon Google ingin menkover dunia dengan internet, bahkan ke tempat yang sulit dijangkau, yaitu dengan perantara balon. Tapi, menurut laporan terbarunya, Google sedang menguj… Read More
  • Polytron Zap 6 Posh Merk Lokal yang Menggoda Polytron Zap 6 Posh Polytron merupakan merk lokal dari Indonesia yang bergelut dibidang elektronik. Termasuk juga memproduksi smartphone. Polytron Zap 6 Posh salah satu seri yang keren dan menggoda di kelasnya. Harga dari smartphone ini dibandero… Read More

No comments:

Post a Comment